Study Tiru ke Baznas Kabupaten Malang, Baznas Sumenep Pelajari Strategi Sukses Pengelolaan ZIS

pekaaksara.com

Baznas sumenep
Study tiru Baznas Sumenep ke Baznas Kabupaten Malang

KABUPATEN MALANG, pekaaksara.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan study tiru ke Baznas Kabupaten Malang, Jumat (19/12/25).

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan pembelajaran, khususnya dalam pengelolaan serta peningkatan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Rombongan Baznas Sumenep diterima dengan baik di Aula Rapat Baznas Kabupaten Malang yang berlokasi di Kepanjen. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Baznas Kabupaten Malang, KH. Khoirul Hafidz Fanani, memaparkan capaian pendistribusian ZIS setiap tahunnya.

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2022, total pendistribusian ZIS mencapai Rp6.697.981.622. Angka tersebut meningkat pada tahun 2023 menjadi Rp9.521.310.774, kemudian kembali naik pada tahun 2024 sebesar Rp10.019.431.728. Sementara pada tahun 2025, pengumpulan ZIS berhasil menembus angka Rp11.409.403.325.

“Kita distribusikan dalam berbagai program, yang salah satunya RTLH, paket sembako hingga khitanan massal,” paparnya.

Menurut KH. Khoirul Hafidz Fanani, capaian tersebut tidak lepas dari kolaborasi yang solid antara Baznas Kabupaten Malang dengan Bupati, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh lapisan masyarakat.

Sinergi yang terbangun dengan baik ini mampu mendorong kepercayaan publik sehingga pengumpulan ZIS terus meningkat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Baznas Kabupaten Malang selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan positif Pemerintah Kabupaten Malang. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat peran Baznas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Akhmad Rahman, memaparkan kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang memiliki 27 kecamatan dan 330 desa, tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan dan pendistribusian ZIS di Kabupaten Sumenep.

“Kami mengucapkan terima kasih atas jamuan dan sambutan yang luar biasa. Banyak hal yang kami pelajari dari Baznas Kabupaten Malang, khususnya terkait penguatan kolaborasi dan strategi peningkatan pengumpulan ZIS,” ungkap Akhmad Rahman.

Rahman berharap, dengan study tiru ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Baznas Kabupaten Sumenep untuk mengembangkan tata kelola zakat yang lebih optimal, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat (*)

Baca Juga

[addtoany]

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI