pekaaksara

Alokasi Pupuk Bersubsidi di Sumenep 2025 Capai 70.835 Ton

Pekaaksara

Pupuk bersubsidi
Pupuk subsidi (istimewa)

SUMENEP, pekaaksara.com – Alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencapai 70.835 ton pada tahun 2025.

Senior Manajer PT Pupuk Indonesia wilayah Jawa Timur dan Bali, Taufiek, mengungkapkan bahwa alokasi tersebut terdiri dari 38.981 ton pupuk Urea, 30.571 ton pupuk NPK, dan 1.336 ton pupuk organik. Penyaluran pupuk ini akan melibatkan lima distributor dan 163 kios yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

“Mudah-mudahan penyalurannya dapat berjalan dengan optimal sehingga petani benar-benar merasakan manfaatnya,” harap Taufiek dalam keterangannya pada Kamis (23/1/2025) di Sumenep.

Taufiek juga memaparkan perkembangan penyaluran pupuk bersubsidi pada tahun 2024 di Sumenep. Dari alokasi pupuk Urea sebanyak 45.400 ton, sebanyak 35.677 ton atau 79 persen berhasil tersalurkan. Sedangkan untuk pupuk NPK atau Phonska, dari total alokasi 32.404 ton, sekitar 63 persen atau 20.338 ton telah disalurkan.

“Proses penyalurannya dilakukan melalui aplikasi iPubers,” ujarnya.

Menurut Taufiek, petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK) di Sumenep berjumlah 135.173 orang, dan sebanyak 132.082 orang atau 97,71 persen di antaranya sudah menggunakan aplikasi iPubers.

“Aplikasi ini memungkinkan pendistribusian pupuk bersubsidi dapat dipantau dan diawasi dengan lebih efektif, termasuk mengakses data terkait,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan pentingnya penyaluran pupuk yang tepat sasaran dan lancar agar petani bisa merasakan manfaatnya dan hasil panen mereka dapat meningkat.

“Penyaluran pupuk harus tepat sasaran. Kami akan terus mengawasi proses ini dengan serius,” tegas Chainir, yang akrab disapa Inung. (*)

Baca Juga

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI