SUMENEP, pekaaksara.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep menyalurkan bantuan kepada siswa Sekolah Dasar di Desa Karduluk yang terdampak bencana alam puting beliung pada Minggu, (1/1/26).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban para siswa serta keluarga yang terdampak bencana. Diketahui, puting beliung yang melanda Desa Karduluk menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, mulai dari fasilitas pendidikan, musala, hingga rumah warga.
Kepala Baznas Sumenep, Akhmad Rahman, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antar-lembaga dalam merespons cepat musibah yang menimpa masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban siswa dan keluarga yang terdampak. Pendidikan anak-anak harus tetap menjadi perhatian utama meski dalam kondisi pascabencana,” ujar Akhmad Rahman, Kamis (5/2/26).
Ia juga menegaskan bahwa Baznas Sumenep akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat dan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua DWP Disdik Kabupaten Sumenep, Dewi Amborowati, mengatakan bahwa keterlibatan DWP Disdik dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa yang terdampak bencana alam.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Kami di DWP Disdik merasa terpanggil untuk ikut hadir dan berbagi, agar para siswa tetap semangat belajar meskipun sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana,” tutur Dewi Amborowati.
Kepala Sekolah SDN IV Karduluk, Widayanti menambahkan, pihaknya mengapresiasi kepedulian Baznas Sumenep dan DWP Disdik atas bantuan yang diberikan kepada para siswanya.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan ini. Kondisi sekolah dan lingkungan sekitar sempat cukup memprihatinkan akibat bencana, dan bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjalin, serta mampu memberikan dukungan moril maupun materil bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Kabupaten Sumenep (*)


