YOGYAKARTA, pekaaksara.com – Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama (NU) mengapresiasi langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang telah menginisiasi gerakan nasional sertifikasi rumah ibadah dan pesantren, yang bertujuan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf di Indonesia.
“Kami sangat senang dan mendukung upaya BPN untuk mempercepat proses sertifikasi tanah wakaf milik umat. Perhatian khusus yang diberikan oleh BPN ini tentu memberikan manfaat luar biasa bagi umat,” ujar Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto, Kamis (20/3/2205).
Dengan adanya sertifikat tersebut, Agung merasa lebih tenang karena tanah wakaf kini memiliki kepastian hukum. “Ini adalah bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas tanah wakaf. Kami bisa memanfaatkannya dengan lebih tenang dan yakin,” tambahnya.
Di tempat terpisah, perwakilan dari Perkumpulan NU Ngombol, Arif, juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPN atas kemudahan serta kelancaran proses sertifikasi yang ia lalui.
Hal ini disampaikannya setelah menerima sertifikat untuk gedung Sekretariat NU Cabang Kecamatan Ngombol, yang diserahkan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, di Pesantren Darut Tauhid, Purworejo, Jawa Tengah.
“Prosesnya cepat, mudah, dan tanpa biaya. Tanah yang telah disertifikatkan ini nantinya akan digunakan untuk kemaslahatan umat, terutama bagi warga Nahdlatul Ulama dan masyarakat sekitar Kecamatan Ngombol,” ungkap Arif.
Arif juga menceritakan bahwa tanah wakaf tersebut berasal dari pemberian warga setempat. Kini, setelah disertifikasi, tanah tersebut telah resmi digunakan untuk kepentingan umat.
“Dengan adanya sertifikat ini, kami memiliki bukti resmi kepemilikan tanah wakaf di perkumpulan utama Kecamatan Ngombol,” jelasnya.
Di Pesantren Darut Tauhid, Menteri Nusron juga menyampaikan sepatah kata sambutan di hadapan para santri. Ia mengajak santri untuk terus menjaga keimanan dan memperbanyak doa.
“Doakan kami dalam menjalankan program pemerintahan. Semoga senantiasa selalu berada di jalan yang benar,” ujarnya.
Diketahui, kunjungan Menteri Nusron ke Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta dan Pesantren Darut Tauhid di Purworejo, Jawa Tengah, merupakan bagian dari Safari Ramadan.
Turut hadir sejumlah Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, Kepala Kanwil BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, Dony Erwan, serta perwakilan PP Muhammadiyah (*)