SUMENEP, pekaaksara.com – Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) di Kabupaten Sumenep mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, turun langsung ke sejumlah sekolah guna memastikan ujian berlangsung sesuai prosedur.
Beberapa sekolah yang dikunjungi di antaranya SMPN 1, SMPN 2, serta SMPIT Al-Hidayah Sumenep. Dari hasil pemantauan, ujian berbasis komputer tersebut berjalan tertib dengan dukungan sistem yang telah terintegrasi secara nasional.
“Ini yang pertama saya meninjau berkaitan dengan tes akademik ini, ingin memastikan proses yang dilaksanakan berjalan dengan baik,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo, Selasa (7/4/26).
Ia menegaskan bahwa TKA bukan sekadar alat seleksi untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengukur kemampuan akademik setelah menjalani proses belajar.
Dengan sistem digital, setiap peserta mendapatkan paket soal yang berbeda sehingga mampu menjaga integritas ujian dan meminimalkan potensi kecurangan.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap memberikan solusi bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan internet.
Sekolah di area blank spot diperbolehkan melaksanakan ujian secara offline.
“Kalau ada wilayah yang masih blank spot, bisa dilakukan offline, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan TKA bertujuan utama untuk kepentingan siswa, bukan sekadar capaian institusi pendidikan.
“Tes akademik ini bukan untuk kepentingan sekolah, tapi untuk kepentingan anak itu sendiri,” tegasnya (*)



