Wisata Sumenep Memprihatinkan, Pengunjung Sindir Disbudporapar “Masih Hidup?”

pekaaksara.com

Wisata sumenep
Wisata Pantai Lombang (ist)

SUMENEP, pekaaksara.com — Kondisi destinasi wisata andalan Kabupaten Sumenep, yakni Pantai Lombang dan Pantai Slopeng, kembali menuai sorotan. Fasilitas yang tersedia dinilai tidak mengalami perkembangan berarti selama bertahun-tahun.

Bahkan, sejumlah sarana penunjang wisata terlihat rusak dan terkesan dibiarkan tanpa perawatan serius.

Beberapa gazebo di kawasan wisata tampak mulai lapuk dan tidak layak digunakan. Wahana permainan yang seharusnya menjadi daya tarik bagi wisatawan juga banyak yang rusak dan kurang terawat.

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya tarif tiket masuk yang harus dibayar pengunjung.

Tak hanya itu, persoalan kebersihan juga menjadi keluhan utama. Sampah plastik dan sisa makanan terlihat berserakan di sejumlah titik kawasan pantai. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan dan mencoreng citra wisata unggulan Sumenep.

“Tiketing mahal, fasilitas minim. Disbudporapar masih hidup atau sudah mati? Kok tidak melihat situasi seperti ini,” ujar salah satu pengunjung dengan nada kecewa, Umam, Rabu (13/5/26).

Pengunjung menilai pemerintah daerah, khususnya Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, terkesan abai terhadap pengelolaan wisata daerah.

Padahal Pantai Lombang dan Slopeng selama ini selalu dipromosikan sebagai ikon wisata kebanggaan Madura.

Alih-alih melakukan pembenahan total, kondisi di lapangan justru dinilai stagnan. Tidak ada inovasi baru, tidak ada peningkatan fasilitas signifikan, sementara kerusakan demi kerusakan terus terjadi tanpa penanganan cepat.

Jika situasi ini terus dibiarkan, lanjutnya, bukan tidak mungkin minat wisatawan akan terus menurun. Pengunjung berharap pemerintah tidak hanya sibuk mempromosikan destinasi wisata, tetapi juga serius memperhatikan kualitas fasilitas, kebersihan, serta kenyamanan pengunjung.

Sebab bagi wisatawan, keindahan alam saja tidak cukup. Tanpa pengelolaan yang baik, Pantai Lombang dan Slopeng hanya akan menjadi destinasi yang “begitu-begitu saja” dan perlahan kehilangan daya tariknya (*)

Baca Juga

[addtoany]

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI