Partisipasi Dinkes P2KB Sumenep di Festival Ketupat, Bentuk Dukungan dalam Pelestarian Budaya

pekaaksara.com

Festival ketupat
Jajaran Dinkes P2KB Sumenep di Festival Ketupat

SUMENEP, pekaaksara.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya daerah dengan turut berpartisipasi dalam Festival Ketupat yang digelar di Pantai Lombang, Kamis (26/3/2026).

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, mengatakan bahwa keterlibatan instansinya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata

terhadap tradisi masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Festival Ketupat sendiri menjadi salah satu simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat, khususnya di wilayah Madura.

Menurutnya, kehadiran Dinkes P2KB tidak hanya sebatas meramaikan acara, tetapi juga membawa misi edukasi kepada masyarakat. Pihaknya memanfaatkan momentum berkumpulnya warga untuk menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kesadaran akan pola hidup bersih dan sehat, serta memperkuat peran keluarga dalam menciptakan generasi yang berkualitas.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Budaya dan kesehatan itu saling berkaitan, karena masyarakat yang sehat akan mampu menjaga dan melestarikan tradisinya,” ujar Ellya.

Festival Ketupat di Pantai Lombang berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara, mulai dari arak-arakan ketupat, pertunjukan seni tradisional, hingga kegiatan kebersamaan yang melibatkan masyarakat setempat dan pengunjung. Suasana penuh kekeluargaan dan gotong royong tampak jelas dalam setiap rangkaian kegiatan.

Partisipasi Dinkes P2KB juga menjadi bagian dari sinergi lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya. Dengan adanya kolaborasi ini, Ellya berharap, tradisi lokal seperti Festival Ketupat tidak hanya terus lestari, tetapi juga mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Sumenep.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai sosial di tengah masyarakat, seperti kebersamaan, kepedulian, dan rasa saling menghargai. Pemerintah daerah pun berharap Festival Ketupat dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan dampak positif, baik dari sisi budaya, kesehatan, maupun ekonomi masyarakat.

Dengan keikutsertaan aktif berbagai pihak, termasuk Dinkes P2KB, Festival Ketupat di Pantai Lombang tidak hanya menjadi ajang perayaan tradisi, tetapi juga wadah edukasi dan penguatan peran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat (*)

Baca Juga

[addtoany]

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI