Rentetan Jamasan Keris di Sumenep, Diawali Pengambilan Air hingga Kirab Budaya ke Keraton

pekaaksara.com

jamasan keris
Pengambilan Sumber Air di Taman Sare Sumenep (pekaaksara.com)

SUMENEP, pekaaksara.com – Rangkaian kegiatan Jamasan Keris 2026 di Kabupaten Sumenep akan berlangsung selama beberapa hari dengan melibatkan masyarakat, pegiat budaya, hingga pemerintah daerah.

Kegiatan diawali dengan prosesi pengambilan air dari tujuh sumber mata air yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian penting dalam tradisi jamasan keris di Desa Aeng Tongtong.

Selanjutnya, pada Selasa, 23 Juni 2026, akan digelar Pameran Keris yang berlangsung hingga malam hari. Pameran tersebut menjadi ajang memperkenalkan berbagai koleksi keris sekaligus memperkuat eksistensi budaya perkerisan di Kabupaten Sumenep.

Puncak kegiatan jamasan keris dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, siang hari di Desa Aeng Tongtong. Prosesi ini menjadi momentum sakral untuk membersihkan dan merawat keris sebagai warisan budaya yang sarat nilai sejarah dan filosofi.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada Kamis, 25 Juni 2026, melalui Kirab Jamasan dari Desa Aeng Tongtong menuju Keraton Sumenep.

Dalam kirab tersebut, masyarakat akan membawa hasil panen sebagai simbol rasa syukur atas keberkahan yang diterima selama setahun terakhir.

Setibanya di Keraton Sumenep, rombongan kirab akan disambut dan diterima langsung oleh Bupati Sumenep, Wakil Bupati Sumenep, serta sejumlah tamu undangan yang hadir.

“Tradisi tahunan ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat identitas Sumenep sebagai salah satu daerah yang dikenal memiliki tradisi perkerisan yang kuat,” ujar Ketua Paguyuban Pelar Agung, Sanamo, Rabu (17/6/26).

Baca Juga

[addtoany]

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI