SUMENEP, pekaaksara.com — Jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Rubaru–Pasongsongan–Ganding semakin dipenuhi lubang dan mulai memakan korban, bukan alat berat pemerintah yang pertama turun ke lapangan.
Justru para pemuda dari PAC GP Ansor dan Banser Pasongsongan yang bergerak lebih dulu.
Pada Minggu (8/3/2026), sejak pukul 13.00 hingga menjelang malam pukul 19.00, puluhan anggota Ansor–Banser melakukan penambalan jalan secara swadaya.
Di tengah momentum bulan Ramadhan, mereka memilih berkeringat di aspal berlubang daripada sekadar mengeluh.
Ketua PAC Ansor Pasongsongan, Hayatullah, mengatakan kondisi jalan sudah terlalu parah untuk terus dibiarkan. Lubang-lubang di sepanjang jalur utama itu bahkan telah menyebabkan kecelakaan bagi para pengguna jalan.
“Melihat kondisi jalan yang rusak parah dan sudah menimbulkan korban, kami merasa tidak bisa hanya menunggu. Karena itu sahabat-sahabat Ansor dan Banser turun gunung melakukan penambalan secara swadaya,” ujarnya, Senin (9/3/26).
Ia menegaskan kegiatan tersebut murni inisiatif kader Ansor–Banser Pasongsongan, dengan dukungan dari sejumlah pihak.
“Sekecil apa pun yang kami lakukan, semoga membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari Camat Pasongsongan, Fariz Aulia Utomo. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi para pemuda tersebut.
Menurutnya, pemerintah kecamatan juga tengah mengusulkan perbaikan sejumlah jalan poros di wilayah selatan gunung melalui Musrenbangcam untuk Tahun Anggaran 2027, meliputi ruas Prancak–Lebeng Barat, Rajun–Campaka, serta lanjutan hotmix Lebeng Timur–Soddara.
“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata sahabat Ansor dan Banser sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya (*)


