SUMENEP, pekaaksara.com – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep mulai dipersiapkan untuk menyasar sejumlah desa di berbagai kecamatan.
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta mendorong kesejahteraan warga kurang mampu.
Berdasarkan data yang dihimpun, penerima manfaat BSPS tahun 2026 tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep.
Di Kecamatan Ambunten, bantuan akan diberikan kepada warga di Desa Ambunten Barat, Ambunten Tengah, Bellik Raja, dan Tambaagung Barat.
Sementara di Kecamatan Batuan, program BSPS menyasar Desa Batuan. Untuk Kecamatan Batuputih, penerima manfaat berada di Desa Batuputih Laok dan Bullaan.
Di Kecamatan Bluto, bantuan diperuntukkan bagi masyarakat Desa Aeng Baja Kenek, Gilang, Gingging, dan Palongan. Sedangkan Kecamatan Dasuk mencakup Desa Dasuk Timur.
Kemudian di Kecamatan Guluk-Guluk, bantuan diberikan kepada warga Desa Pananggungan. Kecamatan Kalianget meliputi Desa Karanganyar dan Pinggirpapas.
Untuk wilayah Kota Sumenep, penerima BSPS berada di Desa Marengan Daya. Kecamatan Lenteng meliputi Desa Lenteng Barat dan Moncek Timur, sedangkan Kecamatan Manding mencakup Desa Kasengan.
Selanjutnya di Kecamatan Pasongsongan, bantuan menyasar Desa Lebeng Barat, Panaongan, Rajun, dan Soddara.
Kecamatan Pragaan menjadi salah satu wilayah dengan penerima terbanyak, yakni Desa Aeng Panas, Larangan Pereeng, Pakamban Daya, Pakamban Laok, Prenduan, Rombasan, Sentol Daya, dan Sentol Laok.
Adapun Kecamatan Saronggi meliputi Desa Nambakor.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disperkimhub Sumenep, Dzulkarnain menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal program BSPS agar berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Kami akan mengawal pelaksanaannya agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya, Sabtu (9/5/26).
Program BSPS sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Sumenep (*)



