Konsisten Jalankan Perilaku Unggul, 6 Nasabah BTPN Syariah Bondowoso Raih Hadiah Umrah

pekaaksara.com

13 Sep 2026

BTPN Syariah bondowoso

BONDOWOSO, pekaaksara.com – Konsistensi dalam menjalankan perilaku unggul membawa kebahagiaan bagi enam nasabah BTPN Syariah di Sentra Solor 8, Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Mereka mendapatkan apresiasi berupa hadiah umrah gratis melalui program Umrah Satu Pesawat.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan BTPN Syariah kepada nasabah yang dinilai konsisten menjalankan nilai BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu) sekaligus menunjukkan perkembangan positif dalam kehidupan dan usahanya.

Sebagai bank yang sejak awal berkomitmen melayani masyarakat inklusi, BTPN Syariah tidak hanya menyediakan akses pembiayaan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan keuangan formal.

Pendampingan, pelatihan, serta literasi keuangan juga diberikan secara berkelanjutan agar nasabah mampu mengembangkan usaha, mengelola keuangan, dan membangun kehidupan yang lebih baik.

“Nasabah kami tumbuh dari semangat dan perilaku unggul yang mereka jalani setiap hari. Melalui kumpulan, mereka tidak hanya menabung atau mendapatkan pembiayaan, tetapi juga belajar, berbagi, dan saling menguatkan,” ujar Direktur BTPN Syariah, Dwiyono Bayu Winantio, Minggu (13/9/26).

Menurutnya, empat perilaku unggul yang terangkum dalam BDKS menjadi fondasi penting bagi masyarakat inklusi untuk terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan.

“Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu merupakan kunci agar masyarakat inklusi semakin berdaya, tumbuh, dan mampu bertahan dalam berbagai situasi,” imbuhnya.

Program Umrah Satu Pesawat menjadi salah satu bentuk apresiasi BTPN Syariah atas perjalanan dan kontribusi nasabah. Melalui program ini, perseroan berupaya membantu mewujudkan salah satu impian besar nasabah, yakni menunaikan ibadah umrah.

Salah seorang penerima apresiasi, Kurniawati, anggota Sentra Solor 8, mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka mendapatkan kesempatan tersebut.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus mengembangkan usaha dan memberikan yang terbaik bagi keluarga. Saya merasa usaha dan perjuangan yang selama ini dilakukan dihargai,” ungkapnya.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I, menilai kehadiran BTPN Syariah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui akses pembiayaan yang disertai pendampingan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran BTPN Syariah di wilayah kami. Tidak hanya memberikan akses pembiayaan bagi masyarakat, tetapi juga secara konsisten melakukan pendampingan dan pelatihan usaha,” katanya.

Fathur menilai program tersebut telah memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kecamatan Prajekan. Ia berharap BTPN Syariah dapat terus memperluas jangkauan layanan, pendampingan, dan pelatihan usaha sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu menjadi produktif dan mandiri.

Kepala Pembiayaan BTPN Syariah Jatim 1 Area Bondowoso, Joko Ibnu Susanto, menjelaskan bahwa pemberian hadiah umrah dilakukan melalui proses seleksi dengan sejumlah kriteria.

Di antaranya, nasabah telah menjadi bagian dari BTPN Syariah minimal tiga tahun, memiliki rekam pembayaran angsuran yang baik, disiplin mengikuti Pertemuan Rutin Sentra, mampu menginspirasi lingkungan sekitar, serta menunjukkan perkembangan usaha dari waktu ke waktu.

“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benar diberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersama BTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya. Ini bentuk apresiasi kami atas kedisiplinan, ketekunan, dan semangat nasabah dalam mewujudkan impiannya,” ujar Joko.

Program tersebut sekaligus mempertegas komitmen BTPN Syariah dalam membuka kesempatan tumbuh bagi masyarakat inklusi yang selama ini belum sepenuhnya mendapatkan akses layanan keuangan formal.

Pendampingan tidak berhenti pada pembiayaan. Nasabah juga mendapatkan literasi keuangan dan pengembangan kapasitas yang membantu mereka mengelola usaha serta keuangan keluarga secara lebih baik, menyusun rencana masa depan, dan mewujudkan berbagai impian secara bertahap (*)

[social_share_icon]


Tinggalkan komentar