`<: Jaga Kelestarian Kucing Busok Dan Potensi Wisata, Disbudporapar Sumenep Bimbing Pokdarwis Raas - Peka Aksara

 

Jaga Kelestarian Kucing Busok dan Potensi Wisata, Disbudporapar Sumenep Bimbing Pokdarwis Raas

pekaaksara.com

8 Nov 2026

SUMENEP, pekaaksara.com – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kecamatan Raas.

Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan potensi kekayaan objek wisata kepulauan sekaligus memperkuat upaya pelestarian satwa endemik yang dilindungi, yakni Kucing Busok.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, menekankan bahwa pengembangan sektor pariwisata di Pulau Raas harus berjalan beriringan dengan konservasi ekosistem lokal.

Menurutnya, Kucing Busok merupakan aset berharga sekaligus identitas unik daerah yang tidak dimiliki oleh wilayah lain di Indonesia.

“Kucing Busok tidak ada di daerah lain, kecuali Pulau Raas. Harus dilestarikan bersama,” tegas Faruk Hanafi saat memberikan arahan, Minggu (8/11/26) di Raas.

Melalui pembinaan ini, anggota Pokdarwis dibekali pemahaman mengenai tata kelola destinasi wisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Selain memetakan daya tarik keindahan bahari yang ada di Kecamatan Raas, Pokdarwis didorong menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat maupun wisatawan agar turut menjaga kemurnian genetik dan populasi Kucing Busok di habitat aslinya.

Keberadaan Kucing Busok yang memiliki ciri khas bulu abu-abu kebiruan ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan minat khusus.

Kendati demikian, statusnya sebagai salah satu hewan yang dilindungi menuntut pengawasan ketat dari seluruh elemen masyarakat agar terhindar dari praktik perburuan maupun penyelundupan ke luar pulau.

Sinergi antara pemerintah daerah dan Pokdarwis diharapkan mampu menjadikan Kecamatan Raas sebagai destinasi ekowisata unggulan di Kabupaten Sumenep yang tidak hanya mendongkrak perekonomian warga, tetapi juga sukses mempertahankan kelestarian satwa endemiknya (*)

[social_share_icon]


Tinggalkan komentar