Waka Komisi III DPRD Sumenep Ingatkan Jangan Sampai Ada Calo pada Program Mudik Gratis

pekaaksara.com

Sumenep
Waka Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi

SUMENEP, pekaaksara.com — Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Sumenep mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai sangat membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Hari Raya.

Namun, program tersebut diingatkan agar tidak tercoreng oleh praktik percaloan tiket.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan langkah baik dari Pemkab Sumenep untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang merantau dan ingin merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

Menurutnya, fasilitas mudik gratis harus benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan, bukan justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengambil keuntungan pribadi.

“Program mudik gratis ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Tapi jangan sampai dirusak oleh praktik calo tiket yang merugikan masyarakat,” ujar Wahyudi.

Ia menambahkan, praktik percaloan bukan hanya merugikan masyarakat yang hendak pulang kampung, tetapi juga dapat merugikan pemerintah sebagai penyelenggara program tersebut.

Karena itu, pihaknya meminta agar pengawasan dalam pelaksanaan mudik gratis diperketat sehingga tidak ada pihak yang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil keuntungan secara tidak sah.

“Jangan sampai masyarakat yang benar-benar ingin pulang justru tidak mendapatkan tiket karena ulah calo. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Diketahui, program mudik gratis ini akan menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP) DBS III milik Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kapal tersebut disiapkan untuk melayani masyarakat kepulauan yang hendak pulang ke daerah asalnya saat momentum Lebaran.

Dengan pengawasan yang ketat dan pelaksanaan yang transparan, diharapkan program mudik gratis ini dapat berjalan lancar serta benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat (*)

Baca Juga

[addtoany]

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI