Bupati Fauzi Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik

pekaaksara.com

10 Sep 2026

bupati fauzi

SUMENEP, pekaaksara.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan kinerja dna pelayanan publik yang lebih baik.

Hal tersebut diungkapkan sata melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, pada Jumat (4/9/26) di Paseban Agung Sultan Abdurrahman Keraton.

Mereka adalah Yudi Nur Sukmadianto sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Dadang Dedy Iskandar sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), Hakiki Maulana Firmansyah sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Kamiluddin sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Bupati Fauzi menegaskan, jabatan bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier seorang aparatur.

Lebih dari itu, jabatan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja, integritas, profesionalitas, dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu, laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Fauzi, Kamis (10/9/26).

Ia meminta para pejabat baru tidak berhenti pada pemahaman tugas secara administratif. Setiap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) harus mampu membaca dinamika dan persoalan yang berkembang di lapangan.

Menurutnya, masing-masing OPD memiliki tanggung jawab strategis dengan karakter persoalan yang berbeda. Bakesbangpol, misalnya, berperan menjaga stabilitas sosial dan politik daerah. Disperkimhub bertanggung jawab terhadap penataan kawasan permukiman sekaligus pelayanan transportasi.

Sementara itu, Satpol PP memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Adapun BPBD dituntut memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam menghadapi berbagai potensi maupun kejadian bencana.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi lintas sektor. Kompleksitas persoalan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat, kata dia, tidak mungkin diselesaikan hanya oleh satu OPD.

Karena itu, koordinasi dengan perangkat daerah lain, instansi terkait, serta berbagai elemen masyarakat harus diperkuat agar setiap persoalan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Dengan terisinya empat posisi strategis tersebut, Pemkab Sumenep berharap soliditas pemerintahan semakin kuat, koordinasi antar-OPD semakin efektif, dan pelayanan publik menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kepercayaan yang diberikan harus dibayar dengan tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan dan kinerja terbaik sesuai amanah yang telah diberikan,” tandas Fauzi (*)

[social_share_icon]


Tinggalkan komentar