SUMENEP, pekaaksara.com – Suasana malam takbir Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung meriah dan penuh nuansa religius.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo berharap kemeriahan pawai takbir terus dilestarikan dan digelar lebih besar setiap tahunnya.
Harapan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Takbir Akbar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (27/05) malam. Menurutnya, tradisi malam takbir bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi bagian penting dari syiar Islam dan budaya daerah yang harus dijaga bersama.
“Saya berharap kegiatan yang dilaksanakan hari ini terus dilaksanakan tahun depan. Mungkin kita buat lebih besar lagi, pawainya lebih besar lagi,” ujar Bupati Fauzi.
Takbir akbar tahun ini semakin semarak dengan penampilan berbagai atraksi dan kreativitas pelajar dari 20 sekolah mulai tingkat SD hingga SMA se-Sumenep.
Ribuan warga turut menyaksikan iring-iringan peserta yang berjalan dari depan Rumah Dinas Bupati menuju Pendopo Agung dengan membawa obor, lampion, serta irama perkusi Islami yang menggema sepanjang jalan.
Bupati Fauzi menilai keterlibatan pelajar menjadi langkah positif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda sekaligus menjaga tradisi malam takbir kurban tetap hidup di tengah masyarakat.
“InsyaAllah ini menjadi hal positif karena melibatkan anak-anak kita semua untuk bisa merayakan Idul Adha,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzi juga mengajak masyarakat mendoakan jamaah haji asal Sumenep yang tengah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Tak hanya itu, Bupati juga menitipkan doa agar Kabupaten Sumenep terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera.
“Kita doakan saudara kita di Tanah Suci. Saya juga meminta kepada jamaah haji untuk mendoakan Sumenep agar ke depannya semakin maju dan sukses,” tandasnya (*)



