Tangan Jahil Rusak Taman Kampong Arab, Pelaku Terancam Dilaporkan

pekaaksara.com

kampong arab
Fasilitas Taman Kampong Arab yang rusak

SUMENEP, pekaaksara.com – Aksi perusakan fasilitas umum mencoreng wajah Kota Sumenep. Tempat duduk di Taman Kampong Arab yang selama ini menjadi ruang nyaman bagi masyarakat dilaporkan mengalami kerusakan akibat ulah orang tak dikenal.

Padahal, taman tersebut memiliki sejarah panjang. Lokasi itu dulunya merupakan area pembuangan sampah yang kumuh dan tidak terawat.

Melalui berbagai upaya penataan, kawasan tersebut disulap menjadi taman yang bersih, indah, dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Keberadaan taman itu menjadi salah satu bukti keseriusan pemerintah dalam mempercantik kota dan menyediakan ruang publik yang layak.

Namun sayangnya, masih ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang diduga merusak fasilitas yang telah dibangun untuk kepentingan bersama.

Salah satu bagian tempat duduk taman diketahui mengalami kerusakan. Besi penyangga yang berada di bagian tengah dilaporkan hilang dan diduga diambil oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kondisi tersebut tidak hanya merusak estetika taman, tetapi juga berpotensi membahayakan pengunjung.

Aktivis Lingkungan Sumenep, Zainur Rosy, mengecam keras tindakan tersebut. Menurutnya, perusakan fasilitas umum merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap upaya bersama dalam menjaga lingkungan dan aset publik.

“Kalau perlu kita laporkan ke pihak berwajib,” tegas Zainur Rosy, Minggu (21/6/26).

Ia berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga fasilitas umum dan tidak segan melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan vandalisme maupun pencurian yang merugikan kepentingan publik.

Kerusakan fasilitas publik seperti ini menjadi peringatan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan anggaran dan kerja keras pemerintah, tetapi juga kesadaran seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawatnya.

Jika aksi semacam ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin berbagai fasilitas yang telah dibangun dengan susah payah akan kembali rusak dan kehilangan manfaatnya bagi warga. (*)

Baca Juga

[addtoany]

Tinggalkan komentar

PASANG IKLAN DI SINI